Ruang Publik Pertunjukan Seni Rumenteng Siang , Ganang Dwi Asmoro.

Ruang Publik Pertunjukan Seni Rumenteng Siang , Ganang Dwi Asmoro.

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Ruang Publik Pertunjukan Seni Rumenteng Siang

Ganang Dwi Asmoro

Sari

Tempat pertunjukan adalah salah satu ruang publik yang memiliki peranan penting dalam membangun jiwa manusia. Yang kita temukan saat ini adalah hampir semua gedung pertunjukan seni di Indonesia adalah peninggalan Belanda yang berumur sudah tua. Salah satu ruang publik pertunjukan seni di kota Bandung adalah gedung Rumenteng Siang. Tempat ini dulunya adalah gedung tua bekas Bioskop Rivoli yang selanjutnya digunakan sebagai ruang pertunjukan seni. Dengan metode kualitatif deskriptif, tulisan ini akan membahas bagaimana fasilitas dan eksistensinya ruang publik ini. Hasil dari tulisan ini menemukan adanya penurunan jumlah penonton dikarenakan minimnya jumlah pertunjukan seni yang berkualitas. Hal ini juga dikarenakan minimnya fasilitas bagi penyaji seni dan juga fasilitas kenyamanan bagi pengunjung.

Kata Kunci

Ruang publik, gedung pertunjukan, seniman, seni pertunjukan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Adawiyah, A., & Munsi, M. F. (2018). Mengeksplorasi nilai-nilai budaya tembang sunda Cianjuran (exploring the cultural values tembang sunda Cianjuran). Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembelajarannya, 8(1), 132-143. https://doi.org/10.20527/jbsp.v8i1.4818

Aulia, R. N. (2019). Gedung pertunjukan musik Pontianak. Jurnal Mosaik Arsitektur 7(2), 15-27. Diakses dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmarsitek/article/view/36918

Andreas, I. I. (2008). Analisis kebutuhan interior ruang panggung dalam semi pertunjukan tradisional Jawa Barat. Jurnal Ambiance 1(2). Bandung: Jurusan Desain Interior Univeritas Kristen Maranatha

Azhari, A. (2010). Evaluasi kondisi akuatik ruang gedung kesenian Rumenteng Siang. Bandung: Institut Teknologi Bandung

Bandem, I. M. (2006). Rinenggaring Pak Bandem yang ngebyar. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Bantilan, D. S. I., Wulan, R. R., & Pamungkas, I. N. A. (2018). Strategi rebranding ZORA Radio. Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 2(1), 1. https://doi.org/10.24198/prh.v1i2.12110

Barnicle, S. (1994). Acoustics, performance, and your concert hall. Music Educators Journal, 81(2), 42-66. doi:10.2307/3398815.

Cressman, D. (2016). Building musical culture in Nineteenth-Century Amsterdam: The Concertgebouw. Amsterdam: Amsterdam University Press

Fajri, D. Al, Noraduola, D. R., & Syukur, L. O. A. (2020). Penerapan konsep ruang publik pada perencanaan pusat pertunjukkan seni di Kota Kendari. GARIS – Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 5(3), 261–272

Shaskyadwin26. (2018, November 8). Gedung Rumentang Siang menjadi saksi sejarah lahirnya seniman Indonesia. Diakses dari https://shaskyadwin26.wordpress.com

Iqbal, M. (2015). Rebranding gedung kesenian Rumentang Siang. [Skripsi, Universitas Kristen Maranatha]. Diakses dari http://repository.maranatha.edu/18691/

Kelana, N. (2018). Gedung pertunjukkan seni di Aceh Tenggara. [Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang]. Diakses dari http://eprints.undip.ac.id/66230/5/NUHWAN_KELANA_21020113120021_BAB_II.pdf

Liliya. (2012). Pusat pementasan dan pelatihan seni pertunjukkan di Yogyakarta. [Skripsi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta]. Diakses dari http://e-journal.uajy.ac.id/624/7/6TA12593.pdf

Malik, A. (2018). Ruang publik sebagai representasi kebijakan dan medium komunikasi publik. SAWALA, 6(2), 82–88. https://doi.org/10.30656/sawala.v6i2.914

Merriam, S. B., & Grenier, R. S. (2019). Qualitative research in practice : examples for discussion and analysis (2nd Ed.). Amerika Serikat: Jossey-Bass

Purwanto, E. (2014). Privatisasi ruang publik dari civic centre menjadi central business district (belajar dari kasus kawasan simpang lima Semarang). Jurnal Tataloka, 16(3), 153. https://doi.org/10.14710/tataloka.16.3.153-167

Suyatno, dkk. (2017). Design of Javanese gamelan concert hall based on the value of acoustic preference. Dalam Engineering Physics International Conference, EPIC 2016, 170, 210-216. Published by Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2017.03.050

Tanaya, E., Elizabeth, E., & Karnadi, G. (2016). Evaluasi ketersediaan ruang berdasarkan standar pada gedung pertunjukan di Kota Bandung. Seminar Arsitektur, Aspek-Aspek Perancangan Arsitektur dan Implementasinya, Vol. 1, 33–40. Diakses dari https://ar.itb.ac.id/wp-content/uploads/sites/162/2016/08/Prosiding-kompilasi_ASE.pdf#page=41

Tresnawan. (2016). Evaluasi fasilitas gedung kesenian Rumentang Siang sebagai gedung kesenian Metropolitan Centre Kota Bandung. [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. Diakses dari http://repository.upi.edu/id/eprint/13731

Wibowo, A. A. (2017). Ruang seni di Kampung Nitiprayan Kabupaten Bantul [Skripsi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta]. Diakses dari http://e-journal.uajy.ac.id/12844/

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
EnglishIndonesian